Ibadah adalah inti kehidupan seorang muslim. Dalam Islam, tujuan penciptaan manusia dan jin adalah untuk beribadah kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam surah Az-Zariyat ayat 56. Melalui ibadah, manusia menjalin hubungan vertikal dengan Sang Khalik (Hablum Minallah) dan horizontal dengan sesama manusia (Hablum Minannas). Ibadah bukan sekadar ritual, melainkan membutuhkan ilmu untuk memahami cara-cara yang benar, yang terangkum dalam satu disiplin ilmu yaitu ilmu fiqih.
Fiqih mengajarkan bagaimana manusia menunaikan kewajiban dan menjalankan interaksi sosial sesuai dengan syariat. Dari shalat dan zakat hingga jual beli dan pinjam-meminjam, fiqih hadir sebagai kompas dalam menavigasi kehidupan muslim. Maka dari itu, pembelajaran fiqih menjadi kebutuhan mendesak, terutama dalam sistem pendidikan Islam.
Namun, bagaimana cara fiqih itu diajarkan? Di tengah gempuran metode pembelajaran modern, beberapa pesantren tetap menjaga dan melestarikan metode tradisional. Salah satunya adalah metode Sorogan, sebuah cara belajar klasik di mana santri belajar secara individual langsung di hadapan guru atau kyai.





Reviews
There are no reviews yet.